Tafsir Rahnama: Surat Al-Ma’un Ayat 7
وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ (7)
Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
Dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
Ayat ketujuh dari surat al-Ma'un ini diturunkan di Madinah, sehingga tergolong ayat-ayat Madani.
1. Barangsiapa yang tidak mau menolong orang dengan meminjamkan barang-barang yang ada di rumahnya akan mendapat laknat Allah dan tempatnya di neraka.
Fawaylun Lilmuşallīna... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
Kata al-Ma'un merupakan bentuk umum dari barang-barang yang ada di rumah termasuk ceret air, kapak dan bejana (Misbah). Kata ini berarti perbuatan baik, hujan, air dan segala sesuatu yang bermanfaat (Qamus). Akar kata ini adalah Ma'n yang berarti sesuatu yang sedikit dan mudah. Tapi sebagian menyebut akar katanya dari Ma'unah yang berarti sesuatu yang dapat membantu (Sihhah Lughah)
2. Tidak percaya akan hari kebangkitan, pahala dan balasan ilahi menjadi sumber bagi ketidakpedulian manusia atas kebutuhan hidup orang lain.
‘Ara'ayta Al-Ladhī Yukadhdhibu Bid-Dīni ... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
3. Jangan menolak orang yang datang untuk meminta bantuan dan berusaha untuk memenuhi kebutuhannya.
Fawaylun... Al-Ladhīna... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
4. Melaksanakan salat tanpa memutuskan untuk membantu orang yang membutuhkan pada dasarnya lalai akan hakikat salat.
Al-Ladhīna Hum `An Şalātihim Sāhūna... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
5. Tidak fokus pada salat akan menjadi penyebab manusia terhalang untuk membantu orang lain.
`An Şalātihim Sāhūna... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
6. Sikap orang lalai dan riya saat melakukan salat kemudian tidak mau membantu orang lain dengan meminjamkan perabot rumahnya lebih tercela dari orang yang menghardik anak yatim dan tidak peduli dengan orang miskin.
Al-Ladhī Yadu``u Al-Yatīma... Wa Lā Yaĥuđđu... Fawaylun Lilmuşallīna. Al-Ladhīna... Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna
Sekalipun ayat Fa Wailun Lil Mushallina merupakan kelanjutan dari sifat-sifat sebelumnya yang mendustakan balasan ilahi, tapi huruf Fa dan perubahan konteks menunjukkan perubahan tingkat keburukannya dengan dua sifat sebelumnya. Dengan demikian, sifat dalam ayat ini setara dengan yang dimiliki Mushallin dan itu berarti lebih buruk ketimbang sifat yang dimiliki dalam ayat kedua dan ketiga.
7. Imam Shadiq as tentang firman Allah "Wa Yamna`ūna Al-Mā`ūna" berkata, "Ma'un adalah utangan yang diberikan kepada seseorang dan perbuatan baik yang dilakukan kepada orang lain serta perabot rumah yang dipinjamkan. Termasuk bagian dari Ma'un adalah zakat. http://ajian-pelet.blogspot.com















